Jumat, 30 September 2022

“MENGENAL PENERBIT INDIE”

Oleh ROBIATUL ILMIYAH

Kelas Belajar Menulis Gelombang ke-27

Pertemuan ke- 17

Moderator       : Helwiyah

Narasumber     : Mukminin, S.Pd., M.Pd.

Tema               : Mengenal Penerbit Indie.

 


Menjadi seorang penulis tentunya kita ingin karya kita bisa dibaca dan dinikmati orang lain. Salah satu caranya yaitu dengan mempublish karya kita. Baik lewat media cetak maupun elektronik. Jika kita bisa mempublish karya kita, maka akan ada rasa kepuasan tersendiri bagi seorang penulis. Materi belajar menulis pada malam hari ini adalah tentang “Mengenal Penerbit Indie”

Kelas belajar menulis malam ini dibuka oleh moderator ibu Helwiyah dengan sebuah pantun berikut :

Bunga sekuntum mekar berseri,

Disunting gadis dari Betawi,

Assalamuu’alaikum pegiat literasi,

Salam jumpa dengan Bu Ewi


Moderator pun menyampaikan pesan pembuka dari narasumber seperti berikut :

“Guru yang hebat adalah guru yang berkarya dengan bukti menerbitkan buku. Memberi contoh langsung anak didiknya, ada bukti buku guru yang terbit untuk mendorong anak berkarya dan ikut terbitkan bukunya”

Bapak narasumber kita pada malam hari ini adalah Bapak Mukminin yang akrab disapa Cak Inin. Beliau menuturkan, bahwa pada zaman melinial ini semua orang bisa menulis dan menerbitkan buku. Baik sebagai pelajar, mahasiswa, pegawai, guru, dosen, maupun wiraswasta. Menulis dan menerbitkan buku itu mudah, tidak serumit yg kita bayangkan. Apalagi sebagai seorang guru pasti bisa menulis baik fiksi maupun karya ilmiah. Guru memiliki banyak kisah dan pengalaman inspiratif yang perlu kita tulis dan terbitkan buku  menjadi hal yang bermanfaat untuk orang lain atau pembaca.

Untuk bisa terlatih menulis memang butuh ketekunan dan perjuangan. Selain itu, perlu juga tekad dan motivasi tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses menulis.

Berbicara motivasi, ada banyak kata-kata agar kita terus semangat menulis. Melalui kata-kata mutiara tentang menulis bisa menjadi motivasi agar sukses dalam berkarya.

Kata-kata Mutiara motivasi diri bagi seorang penulis:

1."Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi Thalib

2. "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis". - Imam Al-Ghazali

Untuk mewujudkan itu  memang butuh ketekunan,  perjuangan dan juga tekad serta  motivasi tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses menulis.


Tahapan Cara Menulis dan Menerbitkan Buku yang Tepat.

Seorang yang ingin  bisa menulis dan menerbitkan buku, maka perlu memahami tahapan menerbitkan buku. Ada 5 tahapan yg harus dilalui:

1. Prawriting

a. Tahap awal penulis mencari ide apa yang akan ditulis dengan peka terhadap sekitar ( Pay attention).

b. Penulis harus kreatif menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuk menjadi tulisan.

c. Penulis banyak membaca buku.

2. Drafting

Penulis mulai menulis naskah buku sesuai  yang dengan apa yang dia sukai ( pasion). Boleh menulis artikel, cerpen, puisi, novel dan sebagainya dg penuk kreatif merangkai kata, menggunakan majas, dan berekpresi untuk menarik pembaca.

3. Revisi

Setelah naskah selesai maka kita lakukan revisi naskah. Merevisi tulisan mana yang baik dicantumkan, naskah mana yang perlu dibuang,   naskah mana yang perlu ditambahkan.

4. Editting / Swasunting

Setelah naskah kita revisi maka masuk tahapan editting. Penulis melakukan pengeditan. Hanya memperbaiki berbagai kesalahan tanda baca, kesalahan pada kalimat. Tahap ini boleh dikatakan sebagai "Swasunting" yaitu menyunting tulisan sendiri sebelum masuk penerbit, kan malu kalau banyak kesalahan. Maka penulis dituntut untuk memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EBBI.

5. Publikasi 

Jika tulisan Anda yang berupa naskah buku sudah yakin maka Anda memasuki tahap Publikasi atau penerbitan  buku.

 

Pertanyaannya apakah kita sudah mempunyai pandangan penerbit yang akan menerbitkan buku kita?

Jawabnya adalah penerbit Independen ( penerbit Indie) yang kita suka. Di dalam grup kelas belajar menulis bareng PGRI ini ada 4 peberbit indie, yaitu :

Oase

Gemala

YPTD dan

Kamlia Press Lamongan.

Narasumber mengajak kepada kita sebelum menerbitkan buku marilah kita melek dulu tentang penerbit.

( Penerbit Mayor dan Penerbit Indie )

Oleh = Cak Inin

Penerbit buku ada macam. Pertama penerbit Mayor dan kedua penerbit Indhie.

Apa perbedaanya? Berikut adalah ulasan singkat menngenai perbedaan penerbit Mayor dan kedua penerbit Indhie.

1.  Jumlah Cetakan di penerbit mayor.

# Penerbit mayor  mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.

#Penerbit indie : hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA grup dll.

2.  Pemilihan Naskah yang Diterbitkan

# Penerbit mayor :

Naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu saja, menyambung dari poin yang pertama, penerbit mayor mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.

# Penerbit indie :

Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti kami terbitkan. Kami adalah alternatif baru bagi para penulis untuk membukukan tulisannya.

3.  Profesionalitas

# Penerbit mayor :

Penerbit mayor tentu saja profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka.

# Penerbit indie : kami pun profesional, tapi sering disalah artikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi penerbit Bapak Ibu dan Saudara-saudara. Jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kualitas masih belum jelas. Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah Cover kurang bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper ( kertas coklat halus). Kami jaga mutu Cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas cokal halus awet ( bookpapar).

 

4.  Waktu Penerbitan

# Penerbit mayor :

Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.

# Penerbit indie :

 Tentu berbeda kami akan segera memproses naskah yang kami terima dengan cepat. Dalam hitungan minggu bukumu sudah bisa terbit. Karena memang, kami tidak fokus pada selera pasar yang banyak menuntut ini dan itu. Kami menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya dan layak diterbitkan sehingga kami tidak memiliki pertimbangan rumit dalam menerbitkan buku.

 

5.  Royalti

# Penerbit mayor :

kebanyakan penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.

# Penerbit indie :

umumnya 15-20%  dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram, wa grup, Twitter, status, dll

6. Biaya penerbitan

# Penerbit mayor :

Biaya penerbitan gratis. Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. Seperti yang sudah disebut di atas, penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak penerbit.

 

# Penerbit indie :

Berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit. Antara penerbit satu dengan yang  lain berbeda. Karena pelayanan dan mutu buku yg diterbitkan tidak sama.

Mari kita baca bapak ibu sehingga gamblang perbedaan peberbit Mayor dan penerbit Indie ( Indepedenden)

Karya yg mau cetak  Nasakahnya dalam microsoft word

Urut : judul, kata pengantar, daftar isi, naskah sesuai urutan isi, Daftar pustaka jika ada, sinopsis, dan foto dan biodata penulis

Harga Penerbitan buku di Kamila Press Lamongan ( harga sewaktu-waktu bisa berubah).

Biaya Cetak buku  A5, kertas Bookpapar (coklat halus) atau HVS putih 

(termasuk biaya ISBN, Layuot, edit, cover buku, PO buku, sertifikat). Minimal cetak 10 buku mulai 1 SEPTEMBER 2022.

 CETAK BUKU A5:

A. 60 halaman:

# Cetak 10 buku/ eksp. =  645.000 + Ongkir

 

B. 70 hlm: 

# Cetak 10 buku = 665.000 + Ongkir

 

C. 85 hlm :

# Cetak 10 buku = 673.000 + Ongkir

 

D. 90 hlm:

# Cetak 10 Buku = 728.000 + Ongkir

 

E. 100 hlm:

# Cetak 10.Buku = 738.000 + Ongkir

 

F. 125 hlm:

# Cetak 10 buku = 764.000 + Ongkir

 

G. 150 hlm=

# Cetak 10 buku = 815.000 + Ongkir

 

H. 200 hlm:

# Cetak 10 buku = 855.000 + Ongkir

 

I. 250 hlm:

# Cetak 10 buku = 915.000 + Ongkir

 

J. 300 hlm:

# Cetak 10 buku = 970.000 + Ongkir

 

H. 350 hlm.

# Cetak 10 buku = 1.120.000 + Ongkir

 

I. 400 hlm.

# Cetak 10 buku = 1.170.000 + Ongkir

 

J. 450 hlm.

# Cetak 10 buku = 1.220.000 + Ongkir

 

K. 500 hlm.

#Cetak 10 = 1.270.000 + Ongkir

 

#SETELAH CETAK 10 BUKU DENGAN JUMLAH HALAMAN DAN HARGA TERSEBUT.  MAKA, Lebihnya dihitung harga cetak ulang ( CETAKAN BUKU KE-11 dst.):

 

1.  Cetak buku 60 hlm

Harga @ 22.000

2. Cetak buku 70-75  hlm harga  @23.000

3. Cetak buku 100 hlm. Harga @ 25. 000

4. Cetak buku 140 hlm harga @ 30.000

5. Cetak buku 150 hlm @ 31.000

6. Cetak buku   250 hlm. Harga @ 42.000

7. Cetak buku  300 hlm. Harga @  47.000

8. Cetak 320 hlm. Harga @ 48.000

9. Cetak 340 hlm. Harga @ 50.000

10.Cetak 360 hlm. Harga  @ 52.000

11. Cetak 380 hlm. Harga  @ 55.000

12. Cetak 400 hlm. Harga @  57.000

13. Cetak 420 hlm. Harga @  59.000

14. Cetak 440 hlm. Harga @  62.000

15. Cetak 480 hlm. Harga @  65.000

16. Cetak 500 hlm. Harga @ 67.000

 

PLUS ONGKIR!

 Smg bermanfaat!

"Ayo Terbitkan Buku Anda untuk Anak Cucu Kita"

Demikianlah resume pertemuan kali ini dengan tema “Mengenal Penerbit Indie”. Semoga bermanfaat untuk kita semua, calon penulis hebat. Amin  ^.^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Novel Februari Ceria hari Ke-28 "Sebuah perjalanan Yang Mereka Sebut Guru Penggerak"

  PENGUMUMAN SELEKSI TAHAP II Desis angin malam itu terasa dingin seolah menusuk tulang masuk menembus melalui lubang jendela rumah Sovia....