Oleh Robiatul Ilmiyah
Kelas belajar menulis bareng PGRI
Angkatan ke – 27
Hari / Tanggal : Senin / 17 Oktober 2022
Pertemuan
: 25
Moderator
: Bpk.
Bambang Purwanto, S. Kom., Gr.
Nara
Sumber
: Ibu Lely Suryani, S. Pd. SD
Tema
:
Menulis Buku Biografi
Selamat malam teman-teman, semoga kesehatan dan kebahagiaan senantiasa menyertai teman-teman bloger dimana pun berada. Amin
Kelas Belajar Menulis PGRI Gelombang 27 kali ini sudah
mencapai pertemuan ke 25. Kelas kali ini yang bertugas sebagai moderator adalah
Bpk. Bambang Purwanto, S. Kom., Gr., yang biasa di panggil Mr. Bams. Beliau
adalah seorang Guru Informatika di SMP Taruna Bakti.
Narasumber pada kesempatan kali ini adalah Bunda Lely Suryani,
S.Pd. SD yang Lahir di Desa Berta, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara
pada tanggal 25 Juli 1972. Menempuh masa Pendidikan Dasar di SD N II
Berta, lulus pada tahun 1985 kemudian melanjutkan pendidikan di SMP
Negeri 1 Purwareja Klampok selama 2 tahun, dan pindah ke SMP Negeri 3
Banjarnegara selama 1 tahun sampai lulus pada tahun 1988. Pendidkan
SMA di tempuh melalui Pendidikan Kejar Paket C, lulus pada tahun 2004.
Setelah itu, melanjutkan Pendidikan D II PGSD di Universitas Terbuka,
lulus pada tahun 2008, kemudian mengikuti Pendidikan S1 PGSD di Universitas
Terbuka, lulus pada tahun 2012.
Materi yang disampaikan oleh naraumber pada kali ini adalah tentang menulis menulis buku biografi.
Pernahkah membaca kisah tentang orang-orang terkenal,
orang-orang yang hebat, yang dapat memberikan kita inspirasi, memberikan kita
motivasi, serta memberikan kita gambaran tentang apa yang akan kita lakukan
selanjutnya. Kisah tersebut tertuang dalam bentuk buku. Buku yang berisikan
tentang suatu proses atau pengalaman orang-orang terkenal dan hebat. Mereka
membagikan kisahnya maupun pengalamannya, bahkan membagikan kiat-kiat atau tips
bagaimana cara melakukannya agar seperti mereka. Ya, buku itu merupakan buku
biografi dari orang-orang hebat dan terkenal tersebut.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), biografi adalah
riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. Sementara menurut
Wikipedia, biografi adalah karya sastra yang berisikan riwayat hidup seorang
tokoh ternama. Biografi berasal dari bahasa Yunani yakni dari kata bios dan
grafien. Kata bios berarti hidup dan grafien berarti menulis, sehingga biografi
memuat riwayat hidup yang berisi prestasi istimewa seseorang.
Sehubungan dengan materi yang akan disampaikan pada kali
ini, narasumber menjelaskan tentang buku biografi yang baru saja
diselesaikannya yang akan segera diterbitkan yang berjudul “50 Tahun Lebih
Dekat Dengan Om Jay”. Dari sini jadi sudah diketahui bahwa Biografi itu adalah
riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Berbeda dengan
Autobiografi yang merupakan riwayat seseorang yang ditulis oleh dirinya
sendiri. Berikut buku yang ditulis oleh narasumber yang segera terbit.
Narasumber menjelaskan bagaimana cara menulis biografi yang
baik, karena yang ditulis adalah bukan tentang diri sendiri melainkan tentang
orang lain. Karena ada ranah-ranah dan privasi yang tidak perlu ditulis. Yaitu
:
1. Meminta
ijin kepada yang bersangkutan atau kepada tokoh yang akan dijadikan tulisan
2. Menentukan
bahan tulisan seperti riwayat hidup dari kecil hingga saat ini
3. Tulisan
dibuat secara runtut agar cerita nya mengalir sesuai riwayat
4. Tidak
membuat tulisan yang sifatnya privasi dari tokoh tersebut
5. Membuat tulisan tentang kebaikan-kebaikannya, motivasi-motivasi dirinya
Berikut adalah bagaimana cara menulis biografi, yang mungkin
bisa menjadi masukan buat kita untuk mencoba membuat, diantaranya yaitu
: (Dikutip dari halaman web Penerbit Deepublish)
1. Menentukan
Tokoh
Hal pertama yang harus dipikirkan
adalah menentukan tokoh yang ditulis. Hal paling dasar adalah harus mencari
tahu apakah tokoh tersebut masih hidup atau sudah wafat. Pertimbangan tersebut
akan berpengaruh pada tulisan kita.
2. Menentukan
Bahan
Setelah menentukan tokoh yang akan
ditulis, langkah selanjutnya adalah melakukan riset untuk menentukan
bahan-bahan yang mendukung informasi tulisan. Pada tahap ini, kita dapat
berfokus untuk menentukan bahan sebanyak-banyaknya.
3. Temukan
Fakta-fakta Utama
Setelah menemukan semua bahan
tulisan, kita bisa menemukan dan memilah fakta-fakta unik, menarik, dan utama
dari tokoh. Fakta-fakta tersebut menjadi penting untuk diungkap karena bisa
berdampak pada penulisan biografi.
4. Tentukan
Bagian Penting
Dalam penulisan biografi, aspek
penting lainnya adalah menentukan bagian penting dari kehidupan tokoh yang kita
pilih. Maka dari itu, dalam menulis biografi kita harus menceritakan kisah
hidup tokoh secara kronologis.
5. Menentukan
Daya Tarik Tokoh yang Kita Angkat
6. Terlepas
dari terkenal atau tidaknya tokoh yang dipilih, kita juga harus tetap memiliki
argumen kuat mengapa tokoh yang dipilih perlu ditulis biografinya.
Pesan narasumber bunda Lely kepada para peserta latihan menulis adalah :
“Menulislah dengan hati dan apa adanya, Biarlah waktu
yang akan berbicara”.
Demikianlah resume pada pertemuan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin
Salam sehat dan bahagia!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar